Kementerian PU Percepat Perbaikan Jalan Amblas di Sumut

nyingmavolunteer.org – Kementerian Pekerjaan Umum bersama PT Hutama Karya mempercepat perbaikan jalan amblas di Jalan Lintas Sumatera, Sumatera Utara. Kerusakan dipicu longsor dan banjir yang mengganggu konektivitas antarwilayah.

Perbaikan difokuskan pada puluhan titik jalan yang terban di jalur strategis tersebut. Jalan ini menghubungkan Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Tapanuli Tengah, dan Kota Sibolga.

Pelaksana Lapangan PT Hutama Karya, Welliham Sinaga, menyatakan perbaikan dilakukan pada ruas penghubung utama antar daerah. Upaya ini bertujuan memulihkan akses transportasi masyarakat.

“Perbaikan berada di jalan lintas yang menghubungkan Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Sibolga,” ujar Welliham di Tapanuli Utara, Jumat. Ia menegaskan pekerjaan dilakukan secara bertahap.

Menurut Welliham, terdapat dua ruas jalan utama yang menjadi prioritas penanganan. Kedua ruas tersebut membentang sepanjang puluhan kilometer.

Baca juga:“Komisi VII DPR RI dorong perusahaan karet terapkan green industry”

Perbaikan Jalan Amblas di Dolok Nauli Dimulai, Alat Berat Dikerahkan

Pemerintah memulai tahap awal perbaikan jalan amblas di Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adiankoting, Tapanuli Utara. Lokasi ini menjadi prioritas penanganan infrastruktur terdampak longsor.

Pengerjaan awal mencakup ruas jalan sepanjang 60 meter. Lokasi tersebut berjarak sekitar delapan jam perjalanan darat dari Kota Medan.

Tim pelaksana mengerahkan sejumlah alat berat untuk mempercepat pemulihan akses jalan. Alat berat digunakan menimbun badan jalan dari sisi atas.

Selain itu, tim juga mengeruk material longsor yang menimpa sawah milik warga. Langkah ini dilakukan untuk memulihkan fungsi jalan dan lahan terdampak.

Menurut pelaksana lapangan, pekerjaan dilakukan secara berkelanjutan. Tim akan berpindah ke titik lain setelah perbaikan tahap pertama selesai.

“Kami terus bekerja dan setelah titik ini selesai, kami bergerak ke lokasi berikutnya,” ujarnya. Ia menegaskan komitmen mempercepat penanganan kerusakan.

Akses Jalan dan Jembatan Nasional di Sumut Pulih, Pemprov Siapkan Rp430 Miliar

Seluruh ruas jalan dan jembatan nasional di Sumatera Utara yang sempat terputus kini kembali dapat dilalui. Pemulihan ini dilakukan pascabanjir yang melanda sejumlah wilayah.

Meski akses utama telah terbuka, perbaikan lanjutan masih berlangsung. Pekerjaan difokuskan pada ruas jalan di tingkat kecamatan dan desa.

Pemerintah memastikan konektivitas antarwilayah tetap terjaga selama proses perbaikan. Pengaturan lalu lintas dilakukan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengalokasikan anggaran sekitar Rp430 miliar untuk pemulihan pascabencana. Dana tersebut tidak hanya untuk perbaikan jalan dan jembatan.

Anggaran pemulihan juga mencakup infrastruktur publik, fasilitas sosial, dan kebutuhan dasar masyarakat terdampak. Langkah ini bertujuan mempercepat pemulihan aktivitas warga.

Banjir sebelumnya menyebabkan kerusakan infrastruktur dan mengganggu mobilitas ekonomi. Dampak paling terasa terjadi di wilayah pedesaan dan kecamatan terpencil.

Pemerintah daerah berkoordinasi dengan kementerian terkait dan pemerintah kabupaten. Koordinasi ini memastikan penanganan berjalan terpadu dan berkelanjutan.

Baca juga:Longsor tambang Freeport sebabkan produksi emas turun 86 persen”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *