nyingmavolunteer.org – PT Korea Investment Management Indonesia menargetkan pertumbuhan dana kelolaan reksa dana sebesar 30 persen pada 2026.
Target tersebut disusun setelah perusahaan mencatat lonjakan kinerja signifikan sepanjang 2025.
Dana kelolaan KIM Indonesia mencapai Rp9,92 triliun per Desember 2025.
Nilai itu tumbuh 134 persen dibandingkan Rp4,24 triliun pada Desember 2024.
Direktur Utama KIM Indonesia Arfan F. Karniody menyampaikan target tersebut kepada publik.
Ia menegaskan perusahaan menargetkan pertumbuhan AUM minimal 30 persen secara tahunan.
“Kita menargetkan total AUM tumbuh setidaknya 30 persen pada 2026,” ujar Arfan.
Pernyataan itu disampaikan di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta.
Baca juga:“Rupiah hampir tembus Rp17 ribu, Purbaya: Akan segera berbalik menguat”
KIM Indonesia Soroti Stagnasi Industri Reksa Dana dan Proyeksi Pertumbuhan 2026
PT Korea Investment Management Indonesia menilai industri reksa dana nasional mengalami stagnasi bertahun-tahun.
Penilaian tersebut disampaikan Direktur Utama KIM Indonesia Arfan F. Karniody.
Arfan menyebut pertumbuhan dana kelolaan industri relatif terbatas dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut dia, dinamika internal industri lebih penting daripada angka pertumbuhan sesaat.
“Apa yang terjadi di belakang itu lebih penting karena industri sudah lama stagnan,” ujar Arfan.
Ia menekankan perlunya pembenahan struktural untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan.
Meski demikian, KIM Indonesia memandang prospek industri pada 2026 secara positif.
Perusahaan melihat peluang pertumbuhan seiring perbaikan kondisi pasar dan ekonomi.
Baca juga:“Kemenekraf bekerja sama dengan KOCCA untuk tingkatkan ekonomi kreatif”
KIM Indonesia Perkuat Portofolio Produk dan Komitmen Jangka Panjang Investor
PT Korea Investment Management Indonesia terus memperkuat perannya di pasar modal nasional.
Perusahaan menawarkan beragam produk reksa dana untuk menjangkau berbagai profil investor.
Produk KIM Indonesia mencakup reksa dana pasar uang dan reksa dana ETF.
Perseroan juga mengelola reksa dana pendapatan tetap dan reksa dana saham.
Selain itu, KIM Indonesia menyediakan reksa dana terproteksi dan reksa dana campuran.
Ragam produk ini dirancang untuk menyesuaikan kebutuhan risiko dan tujuan investasi.
Direktur Utama KIM Indonesia Arfan F. Karniody menegaskan komitmen perusahaan.
Ia menyatakan fokus pada solusi investasi inovatif dan berorientasi jangka panjang.




Leave a Reply