Menhub Pastikan Avtur dan BBM Angkutan Lebaran Aman

nyingmavolunteer.org -Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, memastikan pasokan avtur dan BBM tetap aman untuk operasional transportasi selama angkutan Lebaran 1447 Hijriah. Kepastian ini disampaikan meski terjadi gejolak geopolitik di Timur Tengah.

Dudy menjelaskan, cadangan avtur dan BBM nasional masih mencukupi hingga periode Lebaran. Kondisi ini memungkinkan layanan transportasi udara, darat, dan laut tetap berjalan normal selama masa mudik.

“Alhamdulillah, sampai Lebaran masih aman, karena cadangan avtur dan BBM kita masih cukup,” kata Menhub saat pertemuan dengan awak media di Jakarta, Jumat malam. Pernyataan ini memberikan keyakinan bagi masyarakat bahwa mobilitas mudik tidak akan terganggu oleh kekhawatiran pasokan bahan bakar.

Pemerintah terus memantau stok dan distribusi avtur serta BBM di seluruh wilayah, termasuk daerah-daerah rawan kekurangan energi. Koordinasi dilakukan bersama PT Pertamina dan operator transportasi agar pasokan tetap stabil dan lancar.

Selain itu, Menhub menegaskan kesiapan transportasi publik dan logistik selama Lebaran menjadi prioritas utama. Ketersediaan bahan bakar dipastikan mendukung kelancaran arus mudik, menghindari antrean panjang dan gangguan operasional.

Baca juga:“Bahlil: RI Butuh Pembangunan Storage Baru Demi Target Cadangan BBM Tiga Bulan”

Menhub Klarifikasi Stok BBM Nasional, Jamin Ketersediaan Tetap Stabil

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menegaskan stok BBM nasional tetap aman dan akan terus terisi meski kapasitas penyimpanan saat ini hanya mencukupi sekitar 21 hari.

Pernyataan ini menanggapi informasi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, yang menyebut cadangan BBM nasional dapat bertahan sekitar 21 hari. Menhub menjelaskan angka tersebut menunjukkan kapasitas storage yang tersedia saat ini.

“21 hari bukan berarti cadangan akan habis setelah periode itu. Stok bahan bakar terus diisi ulang secara berkala untuk menjaga pasokan,” jelas Dudy saat jumpa pers dengan awak media di Jakarta.

Ia menambahkan, angka 21 hari dimaknai sebagai batas minimal yang harus dijaga. Jika persediaan berkurang, Pertamina dan ESDM akan menambah stok agar ketersediaan tetap stabil. “Jadi, 21 hari ini dimaknai sebagai batas minimum, bukan batas habis,” tegas Dudy.

Pemerintah terus memantau distribusi BBM di seluruh wilayah Indonesia. Mekanisme pengisian ulang diterapkan untuk memastikan transportasi darat, laut, dan udara berjalan lancar, terutama menjelang Lebaran dan puncak arus mudik.

Pasokan Avtur dan BBM Aman Jelang Angkutan Lebaran

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menegaskan pasokan avtur dan BBM nasional tetap aman menjelang angkutan Lebaran, meski dinamika global memengaruhi rantai pasok energi.

Dudy menjelaskan pemerintah terus memantau kondisi pasokan energi untuk memastikan distribusi bahan bakar bagi transportasi tetap lancar. Koordinasi lintas kementerian dan lembaga dilakukan agar pengelolaan cadangan energi efektif.

“Dengan langkah-langkah ini, layanan transportasi selama angkutan Lebaran tetap berjalan lancar karena pasokan avtur dan BBM aman,” kata Menhub dalam pernyataan resmi.

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan informasi bahwa stok BBM nasional hanya cukup 20 hari tidak akurat. Angka tersebut mencerminkan kapasitas storage yang dimiliki Indonesia, bukan kondisi darurat.

“Memang sejak lama, kemampuan daya tampung BBM kita di Republik Indonesia tidak lebih dari 21 sampai 25 hari,” jelas Bahlil sebelum rapat terbatas di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/3).

Meski kapasitas terbatas, pemerintah menjamin cadangan akan terus diisi secara berkala. Mekanisme ini menjaga agar stok tidak pernah menipis di bawah batas minimal, mendukung kelancaran transportasi udara, darat, dan laut.

Langkah ini menjadi strategi penting dalam menghadapi gejolak global, termasuk konflik di Timur Tengah yang dapat memengaruhi harga dan pasokan energi internasional. Pemerintah menegaskan kesiapan menghadapi skenario tersebut untuk melindungi masyarakat dan operasional transportasi nasional.

Baca juga:“IHSG Melemah 11,07 Poin pada Pembukaan Jumat Pagi”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *