Jumlah Korban Kebakaran Wang Fuk Court Hong Kong Tembus 146

Jumlah Korban Kebakaran Wang Fuk Court Hong Kong Tembus 146

nyingmavolunteer – Jumlah korban kebakaran Apartemen Wang Fuk Court Hong Kong meningkat Setidaknya 146 orang tewas akibat kebakaran besar yang melanda kompleks apartemen Wang Fuk Court di Hong Kong. Polisi mengonfirmasi angka terbaru ini pada konferensi pers Minggu, setelah sebelumnya melaporkan 128 korban jiwa. Mereka memperingatkan bahwa jumlah tersebut masih dapat bertambah karena proses pencarian belum selesai.

“Baca Juga: Prabowo Berduka atas Banjir Sumatera dan Ingatkan Waspada”

Sebanyak 79 orang mengalami luka-luka dan 150 lainnya masih hilang menurut laporan yang dikutip dari BBC. Kebakaran cepat menyebar pada Rabu ketika tujuh dari delapan blok menara di kompleks perumahan Tai Po terbakar hebat. Dugaan penggunaan material mudah terbakar di bagian luar bangunan memicu kritik dan kemarahan masyarakat yang menuntut penyelidikan menyeluruh.

Ribuan warga berkumpul di kawasan Wang Fuk Court untuk mengenang para korban pada Minggu. Antrean pelayat membentang hampir dua kilometer ketika masyarakat menyalakan lilin dan meletakkan bunga. Jumlah korban tewas terus meningkat seiring tim penyelamat bekerja mengevakuasi korban dan mengidentifikasi jenazah di lokasi yang masih menyisakan puing dan asap.

Pihak berwenang menegaskan bahwa tim penyelamat akan melanjutkan pencarian sampai seluruh area aman untuk diperiksa. Mereka juga menjanjikan investigasi lengkap terkait penyebab kebakaran dan dugaan pelanggaran keamanan bangunan. Pemerintah setempat mengimbau warga tetap tenang sembari menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Penangkapan Terkait Renovasi dan Dugaan Pembunuhan

Penyebab pasti kebakaran di kompleks apartemen Wang Fuk Court, Hong Kong, masih belum terungkap. Polisi menangkap delapan orang atas dugaan korupsi yang terkait dengan proses renovasi di beberapa menara. Tiga orang lainnya ditahan karena dugaan pembunuhan. Aparat menilai ketiga individu tersebut berpotensi terlibat langsung dalam tindakan yang memicu kebakaran.

Api menyebar sangat cepat ke atas dan ke antara blok-blok menara, sehingga memperparah jumlah korban. Lebih dari 2.000 petugas pemadam dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api yang akhirnya padam sepenuhnya pada Jumat pagi. Pada hari yang sama, polisi mulai memasuki gedung untuk mengumpulkan bukti dan memetakan lokasi yang perlu ditelusuri. Otoritas memperkirakan proses penyelidikan dapat berlangsung hingga empat minggu.

“Baca Juga: Oxford Mencantumkan Peneliti Indonesia di Temuan Rafflesia Hasseltii”

Proses Pencarian Bukti dan Kondisi Penghuni

Pejabat polisi Tsang Shuk-yin melaporkan bahwa tim penyelamat telah menyelesaikan pencarian pada empat blok menara. Wang Fuk Court dibangun pada 1983 dan menyediakan 1.984 unit hunian untuk sekitar 4.600 orang. Data sensus 2021 menunjukkan bahwa hampir 40% penghuninya berusia di atas 65 tahun. Banyak penghuni sudah tinggal di kompleks bersubsidi ini sejak pertama kali dibuka.

Tragedi ini menjadi salah satu kebakaran paling mematikan dalam sejarah Hong Kong. Catatan menunjukkan bahwa kebakaran paling mematikan kedua terjadi pada 1948 dan menewaskan 176 orang setelah sebuah gudang meledak. Kebakaran paling mematikan terjadi pada 1918 di Happy Valley Racecourse yang mengakibatkan lebih dari 600 korban jiwa. Pemerintah berjanji melakukan penyelidikan menyeluruh untuk memastikan penyebab kejadian dan mencegah insiden serupa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *