Timnas Indonesia Matangkan Persiapan Hadapi Vietnam Tanpa Marselino
Tim nasional Indonesia terus mematangkan persiapan menghadapi Vietnam pada pertandingan ketiga Grup A Piala AFF 2026. Skuad Garuda menggelar latihan intensif di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu, tanpa kehadiran Marselino Ferdinan.
Marselino masih menjalani pemulihan cedera yang membuatnya absen dalam dua pertandingan sebelumnya. Pemain tersebut tidak memperkuat Indonesia saat menang 5-1 atas Kamboja dan 3-0 atas Timor Leste.
Absennya Marselino menjadi salah satu perhatian dalam persiapan Indonesia. Pemain yang biasa beroperasi di lini tengah tersebut juga berpeluang tidak tampil ketika Indonesia menghadapi Vietnam di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Senin (3/8).
John Herdman Fokuskan Latihan pada Taktik Menghadapi Vietnam
Pelatih John Herdman memberikan sejumlah menu latihan untuk mempersiapkan skuad menghadapi karakter permainan Vietnam. Latihan yang dimulai sekitar pukul 17.30 WIB itu berlangsung dengan intensitas tinggi.
Tom Haye dan rekan-rekannya menjalani pemanasan sebagai bagian awal sesi. Tim kemudian melanjutkan latihan dengan materi mengumpan dan mengendalikan bola.
Herdman juga memberikan simulasi taktik untuk meningkatkan kesiapan pemain menghadapi Vietnam. Materi tersebut menjadi bagian penting karena Indonesia membutuhkan permainan yang efektif untuk menjaga peluang lolos dari fase grup.
baca juga: Tak Cemas Permainan Keras Vietnam, Rizky Ridho: Sekarang Ada VAR Jadinya Aman
Tim pelatih perlu menyiapkan alternatif komposisi tanpa Marselino. Kondisi tersebut membuat pemain lain harus mampu mengisi peran di lini tengah sekaligus menjaga keseimbangan permainan Indonesia.
Indonesia Butuh Hasil Positif untuk Menjaga Posisi Dua Besar
Pertandingan melawan Vietnam menjadi laga ketiga Indonesia di Grup A Piala AFF 2026. Skuad Garuda saat ini menempati posisi kedua klasemen sementara dengan enam poin dari dua pertandingan.
Indonesia mengawali turnamen dengan kemenangan meyakinkan 5-1 atas Kamboja. Tim Garuda kemudian kembali meraih tiga poin setelah mengalahkan Timor Leste dengan skor 3-0.
Singapura berada di puncak klasemen dengan tujuh poin dari tiga pertandingan. Tim tersebut mencatat dua kemenangan dan satu hasil imbang.
Vietnam sementara menempati posisi ketiga dengan empat poin. Vietnam mengoleksi satu kemenangan dan satu hasil imbang dari dua pertandingan yang sudah dijalani.
Situasi tersebut membuat pertandingan Indonesia kontra Vietnam memiliki arti penting bagi persaingan Grup A. Indonesia membutuhkan hasil maksimal untuk mempertahankan posisi di dua besar dan memperbesar peluang melaju ke semifinal.
Format persaingan fase grup membuat posisi akhir klasemen menjadi faktor utama dalam menentukan tim yang berhak melanjutkan perjalanan di turnamen. Karena itu, setiap poin menjadi penting bagi Indonesia menjelang pertandingan melawan Vietnam.
Rekor Pertemuan Indonesia dan Vietnam Cukup Berimbang
Indonesia dan Vietnam memiliki sejarah pertemuan yang panjang di berbagai kompetisi. Kedua tim tercatat sudah bertemu sebanyak 31 kali sepanjang sejarah.
Dari jumlah tersebut, Indonesia meraih 11 kemenangan. Vietnam memenangkan sembilan pertandingan, sedangkan 11 pertemuan lainnya berakhir tanpa pemenang.
Catatan tersebut menunjukkan persaingan kedua negara berlangsung relatif ketat. Rekor historis juga menjadi konteks tambahan menjelang pertemuan kedua tim di Piala AFF 2026.
Namun, performa pada turnamen saat ini akan menjadi faktor yang lebih menentukan. Indonesia memiliki modal enam poin dari dua pertandingan, sedangkan Vietnam membawa empat poin dari dua laga.
Dengan kondisi tersebut, Indonesia perlu mempertahankan konsistensi permainan sekaligus mengantisipasi kekuatan Vietnam. Persiapan taktik dan kedalaman skuad akan menjadi bagian penting untuk menghadapi pertandingan yang dapat memengaruhi posisi kedua tim di klasemen.
Indonesia Perlu Menjaga Momentum di Grup A
Indonesia memasuki pertandingan melawan Vietnam dengan modal dua kemenangan beruntun. Tim Garuda juga memiliki peluang besar untuk menjaga posisi dua besar apabila mampu mendapatkan hasil positif di Stadion Pakansari.
Absennya Marselino membuat tim pelatih harus mengoptimalkan pemain yang tersedia. Pergantian komposisi tidak boleh mengurangi keseimbangan antara lini tengah, pertahanan, dan serangan.
Latihan intensif di Jakarta menjadi bagian dari tahap akhir persiapan sebelum pertandingan. Indonesia selanjutnya akan menghadapi Vietnam pada Senin (3/8) dengan target mempertahankan momentum positif sekaligus mengamankan posisi di papan atas Grup A.
baca juga: Klasemen Grup B: Thailand di puncak, Filipina jaga asa ke semifinal




Leave a Reply