nyingmavolunteer – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memberikan penghargaan berupa Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) kepada Pratu Nawawi M.M. Latifullah. Penghargaan ini diberikan karena Nawawi berhasil menyabet prestasi tingkat internasional dalam ajang Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) Internasional di Misurata, Libya. Upacara pemberian kenaikan pangkat tersebut digelar di Aula Gatot Soebroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis. Dalam ajang bergengsi tersebut, Nawawi berhasil meraih juara pertama kategori hafalan Al-Qur’an 30 juz. Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi institusi TNI dan bangsa Indonesia.
Kepala Bidang Penerangan Umum Pusat Penerangan TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi menyampaikan apresiasi atas pencapaian luar biasa tersebut. “Ini menjadi bukti kapasitas dan kualitas TNI tidak hanya di bidang militer, tetapi juga dalam pengembangan nilai-nilai keagamaan,” kata Agung saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta. Menurutnya, keberhasilan Nawawi menunjukkan bahwa prajurit TNI tidak hanya unggul dalam tugas pokok pertahanan, tetapi juga memiliki kompetensi di bidang spiritual dan keagamaan. Hal ini sejalan dengan upaya TNI dalam membentuk prajurit yang berkarakter dan berakhlak mulia.
Agung menilai prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama institusi TNI, tetapi juga membawa nama baik bangsa Indonesia di kancah internasional. Ajang MHQ Internasional di Libya diikuti oleh peserta dari berbagai negara, sehingga kemenangan Nawawi menjadi bukti kemampuan putra terbaik bangsa. Kenaikan pangkat luar biasa yang diberikan merupakan bentuk apresiasi tertinggi atas dedikasi dan prestasi yang telah diraih. Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh prajurit TNI untuk terus berprestasi di berbagai bidang.
Ke depan, TNI berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan kompetensi prajurit, baik di bidang militer maupun non-militer. Prestasi seperti yang diraih Pratu Nawawi menjadi contoh bahwa prajurit TNI mampu menjadi teladan dalam menguasai ilmu agama sekaligus menjalankan tugas negara. Dengan semangat ini, TNI optimistis dapat terus melahirkan prajurit-prajurit unggul yang berdedikasi tinggi. Kenaikan pangkat luar biasa ini menjadi pengakuan bahwa prestasi di bidang keagamaan juga memiliki nilai strategis dalam membangun kekuatan moral bangsa.
“Baca Juga : KAI Tekankan Peran Kereta Api untuk Konektivitas Nasional“
Panglima TNI Beri Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Pratu Nawawi, Juara Hafalan Al-Qur’an 30 Juz di Libya
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memberikan penghargaan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) kepada Pratu Nawawi M.M. Latifullah. Penghargaan ini diberikan atas prestasi internasional yang diraih prajurit TNI tersebut. Nawawi berhasil menjadi juara pertama kategori hafalan Al-Qur’an 30 juz. Ajang tersebut adalah Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) Internasional di Misurata, Libya. Upacara pemberian penghargaan berlangsung di Aula Gatot Soebroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Kamis.
Prestasi Nawawi menjadi bukti nyata bahwa prajurit TNI memiliki kapasitas di luar bidang militer. Kepala Bidang Penerangan Umum Pusat Penerangan TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. “Ini menjadi bukti kapasitas dan kualitas prajurit TNI tidak hanya di bidang militer, tetapi juga dalam pengembangan nilai-nilai keagamaan,” ujar Agung saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta. Menurutnya, keberhasilan ini menunjukkan bahwa prajurit TNI unggul dalam tugas pokok pertahanan dan kompetensi spiritual.
Kemenangan Nawawi di ajang internasional tidak hanya membanggakan institusi TNI, tetapi juga membawa nama harum bangsa Indonesia. Ajang MHQ Internasional di Libya diikuti oleh peserta dari berbagai negara. Keberhasilan menghafal 30 juz Al-Qur’an dengan sempurna menjadi pencapaian luar biasa di tengah kompetisi ketat. Penghargaan Kenaikan Pangkat Luar Biasa diberikan sebagai bentuk apresiasi tertinggi atas dedikasi dan prestasi yang diraih. Hal ini menjadi motivasi bagi seluruh prajurit TNI untuk terus berprestasi di berbagai bidang.
Ke depan, TNI berkomitmen mendukung pengembangan kompetensi prajurit secara holistik, termasuk di bidang keagamaan. Prestasi seperti yang diraih Pratu Nawawi menjadi contoh bahwa prajurit TNI mampu menjadi teladan. Mereka tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga menguasai ilmu agama dengan baik. Dengan semangat ini, TNI optimistis dapat terus melahirkan prajurit unggul yang berdedikasi tinggi. Penghargaan ini menjadi pengakuan bahwa prestasi di bidang keagamaan memiliki nilai strategis dalam membangun kekuatan moral bangsa.
“Baca Juga : Pemprov Kaltim Matangkan Lelang Pengelolaan Mal Lembuswana“




Leave a Reply