Dua Polisi Diperiksa Terkait Kematian Ayah Tiri Alvaro Kiano

Dua Polisi Diperiksa Terkait Kematian Ayah Tiri Alvaro Kiano

nyingmavolunteer – Dua Polisi Diperiksa Terkait Kematian tersangka penculikan dan pembunuhan Alvaro Kiano Nugroho, meninggal di Ruang Konseling Polres Metro Jakarta Selatan. Petugas menduga Alex mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Kasi Propam Polres Jakarta Selatan, Kompol Bayu Agung Ariyanto, mengatakan pihaknya memeriksa dua anggota polisi yang sedang piket saat kejadian. Ia menegaskan pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh prosedur pengawasan terhadap tahanan berjalan sesuai aturan.

“Baca Juga: Indonesia Dikepung Siklon Fina, Cuaca Ekstrem Mengancam”

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan bahwa Propam akan mendalami penyebab pasti kematian tersangka. Ia meminta publik memberi ruang agar proses pemeriksaan internal berjalan objektif. Polisi menyatakan Alex menggunakan celananya sendiri untuk mengakhiri hidupnya. Kombes Budi menjelaskan cara tersangka memanfaatkan celana tersebut hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Penyelidikan lanjutan akan menentukan ada tidaknya pelanggaran prosedur dalam insiden ini.

Kronologi Penggunaan Celana sebagai Alat Gantung Diri

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan bahwa Alex Iskandar menggunakan celananya untuk mengakhiri hidup. Ia mengatakan Alex meminta izin ke toilet sekitar pukul 06.00 WIB dan mengaku buang air di celananya. Penyidik hanya mengizinkan Alex memakai celana pendek, namun ia meminta celana panjang karena celana yang dipakai sudah kotor. Setelah kembali ke Ruang Konseling, Alex menunggu jadwal pemeriksaan medis. Petugas membiarkan ia berada di ruangan itu sambil menunggu proses pemeriksaan pagi.

Dalam rentang waktu antara pukul 06.30 hingga sekitar 08.00 atau 09.00 WIB, saksi berinisial G melihat Alex sudah dalam keadaan tergantung. Saksi melihat kondisi itu dari bilah kaca di pintu ruang konseling. Temuan ini langsung dilaporkan kepada petugas, dan pemeriksaan internal dilakukan untuk memastikan prosedur pengawasan terhadap tersangka telah sesuai aturan yang berlaku.

“Baca Juga: Tabungan Wanita Paruh Baya untuk Umrah Raib Usai Dibunuh”


Kontak Bantuan bagi Individu yang Mengalami Krisis

Bunuh diri bukan solusi untuk mengatasi masalah hidup. Siapa pun yang mengalami tekanan berat sangat dianjurkan mencari bantuan profesional. Masyarakat bisa menghubungi dokter spesialis kejiwaan di puskesmas atau rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan. Aplikasi Sahabatku juga dapat diunduh sebagai layanan dukungan konseling. Call Center 24 jam Halo Kemenkes 1500-567 tersedia untuk menerima aduan dan permintaan bantuan. Masyarakat dapat mengirim pesan ke nomor 081281562620 atau mengirim surat elektronik ke [email protected] untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *